Archive

Author Archive

Restore Ubuntu GRUB

January 5th, 2009

Taken from http://ubuntuforums.org/archive/index.php/t-24113.html

Don’t forget that this method, as described, puts GRUB back on the MBR (master boot record) of the hard drive instead of in the root parititon. This is fine for most people, but not if you already have an alternative boot manager.

In other words, if you use something like Boot Magic or System Commander, the commands you’ve just read will overwrite what you’ve got.

If you’ve installed GRUB into the Root Partition instead of the MBR, the commands are a little different. Here’s are the instructions that I have for my system:

How to Restore the Grub Menu after a Re-Ghosting:

1. Boot from a Live CD, like Ubuntu Live, Knoppix, Mepis, or similar.

2. Open a Terminal. Go SuperUser (that is, type �su�). Enter root passwords as necessary.

3. Type �grub� which makes a GRUB prompt appear.

4. Type �find /boot/grub/stage1�. You’ll get a response like �(hd0)� or in my case �(hd0,3)�. Use whatever your computer spits out for the following lines.

5. Type �root (hd0,3)�.

6. Type �setup (hd0,3)�. This is key. Other instructions say to use �(hd0)�, and that’s fine if you want to write GRUB to the MBR. If you want to write it to your linux root partition, then you want the number after the comma, such as �(hd0,3)�.

7. Type �quit�.

8. Restart the system. Remove the bootable CD.

Hope this helps. Since I use Norton Ghost to make regular backups and restores (I do a lot of testing), I do this all the time�

-Warr

Share

linux ,

Cara install LAMPP di Ubuntu

January 5th, 2009

Udah ada yang buat lebih bagus, langsung liat kesini aja dech

http://imamkhanafi.blogspot.com/2008/04/cara-kilat-setting-lampp.html

Share

linux , ,

Setting untuk printer Epson seri TM

January 5th, 2009

Cara init printer ala Frederick

  1. Matikan printer
  2. Tahan tombol Feed, terus nyalakan printer
  3. Pas udah kelar , pencet lagi feed sekali sampe keluar semua halamannya
  4. Baru pencet PUSH BUTTON ditempat lan sekali lagi
  5. Liat setting an di kertas, set ulang printer, baru bisa ngeprint

Update: Cara di atas itu cara bego kalo salah setting DIP switch. Sekarang udah bisa benerin DIP switch nya ^^. Silahkan liat bagian cheatsheet untuk keterangan lebih lanjut.

Set control font

Ada di folder ini nich

C:\WINDOWS\system32\spool\prtprocs\w32x86

Set dulu code2 aneh di situ baru bisa dipake ControlA font buat controlnya.

Referensi

Share

programming ,

Pengganti chkconfig di Ubuntu

January 5th, 2009

chkconfig adalah program untuk mematikan dan menyalakan service yang ada di RHEL, CentOS, dan Red Hat family. Sayang sekali belum ada di keluarga Debian. Untuk menginstall / uninstall service bisa dilakukan dengan 2 cara

sysv-rc-conf

Program visual berbasis console untuk mengatur service. Keterangan lengkap bisa diliat di : http://sysv-rc-conf.sourceforge.net/

Cara install :

sudo apt-get install sysv-rc-conf
sysv-rc-conf

chkconfig

Anda bisa menginstall bener2 chkconfig nya di ubuntu dengan cara

apt-get install libnewt0.51
ln -s /usr/lib/libnewt.so.0.51 /usr/lib/libnewt.so.0.50
wget http://www.tuxx-home.at/projects/chkconfig-for-debian/chkconfig_1.2.24d-1_i386.deb
dpkg --force-all -i chkconfig_1.2.24d-1_i386.deb

atau install clean dengan cara

  1. Download chkconfig-1.2.24h-7.i386.rpm from http://rpmfind.net//linux/RPM/PLD/dists/ac/ready/i386/chkconfig-1.2.24h-7.i386.html
  2. Convert rpm to deb with: sudo alien chkconfig-1.2.24h-7.i386.rpm
  3. Double-click on the deb file. This will invoke the package installer.

Referensi

Share

linux ,

Install Oracle 10 Xe dengan PHP

January 5th, 2009

Cara ganti IP di Linux

January 5th, 2009

mod_deflate pada Apache

January 5th, 2009

Latar belakang

Browser sekarang ini seperti Opera 9, Firefox 1.5, IE 6 sudah mendukung pengiriman data terkompresi (compressed). Gunanya adalah untuk mempercepat pengiriman data dari web server ke browser. Biasanya kompresi yang digunakan adalah gzip. Kompresi ini tidak disarankan untuk developer ketika membuka websitenya dari local area network, karena speed di dalam LAN itu sendiri sangat cepat, sehingga dengan di tambahkan nya kompresi di server dan dekompresi di bagian client, akan membuat proses sedikit lebih lambat. Tetapi hal ini jika digunakan untuk transfer data antar internet (bahkan dengan koneksi fiber optic sekalipun) akan membuat koneksi lebih cepat sekitar 10 – 30 persen.

Berikut saya akan jelaskan cara merubah setting apache anda supaya menggunakan mod_deflate, sehingga untuk setiap browser yang datang dan bisa menggunakan gzip sebagai metode pengiriman, akan di kirim dengan gzip. Apache mendeteksinya dari header: accept-content: gzip;

Setting Apache

Buat file setting tambahan

Jika anda menggunakan XAMPP sebagai default instalasi file anda, anda akan melihat ada folder /xampp/apache/conf/extra Anda bisa meletakan file baru ini di sana. Saya menggunakan nama file httpd-compress.conf sebagai nama filenya.

Pada CentOS taruh file ini pada /etc/httpd/conf/conf.d/httpd-compress.conf dan config akan dinyalakan otomatis pada startup apache.

Ada dua macam setting mod_deflate.

Kompress semua file yang akan di tranfer

Copy file di bawah ini ke dalam file yang baru saja anda buat

# Insert filter
SetOutputFilter DEFLATE
 
# Netscape 4.x has some problems...
BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
 
# Netscape 4.06-4.08 have some more problems
BrowserMatch ^Mozilla/4\.0[678] no-gzip
 
# MSIE masquerades as Netscape, but it is fine
# BrowserMatch \bMSIE !no-gzip !gzip-only-text/html
 
# NOTE: Due to a bug in mod_setenvif up to Apache 2.0.48
# the above regex won't work. You can use the following
# workaround to get the desired effect:
BrowserMatch \bMSI[E] !no-gzip !gzip-only-text/html
 
# Don't compress images
SetEnvIfNoCase Request_URI \
\.(?:gif|jpe?g|png)$ no-gzip dont-vary
 
# Make sure proxies don't deliver the wrong content
Header append Vary User-Agent env=!dont-vary

Kompress file2 tertentu saja

Saya membuat beberapa list di bawah ini , file2 yang biasanya di compress. File2 seperti mp3 dan jpeg akan error biasanya kalo di kompress, sehingga saya hanya kompress file yang bentuknya txt

AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE image/svg+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/atom_xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-httpd-php
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-httpd-fastphp
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-httpd-eruby
AddOutputFilterByType DEFLATE text/html

Load file setting tambahan

Pada server windows anda harus menambahkan baris ini pada httpd.conf agar memberitahu apache supaya membaca config dari file lain. Pada CentOS anda dapat melewatkan baris yang ini, karena semua file dalam conf.d akan selalu di load.

# mod-deflate by rickyok
Include conf/extra/httpd-compress.conf

Nyalakan mod_deflate

Dan tentu saja supaya mod itu dapat bekerja, anda harus mengaktifkan terlebih dahulu dengan menghapus tanda # di depan ini. Cari baris di bawah ini di httpd.conf dan harus tanda # di depannya. Jika baris ini tidak ada di httpd.conf anda, kemungkinan besar apache anda belom support mod_deflate secara default. Anda harus compile ulang apache anda, atau download mod_deflate.so atau mod_deflate.dll

LoadModule deflate_module modules/mod_deflate.so

Referensi

Share

programming, web ,

Login SSH dengan Key

January 5th, 2009

Digunakan untuk bisa login dengan ssh ke remote client tanpa perlu memasukkan password setiap kali mao connect.

(Lakukan pada tempat tujuan login / SERVER)

/etc/ssh/sshd_config
1
2
3
4
RSAAuthentication yes
IgnoreRhosts no
RhostsRSAAuthentication yes
HostbasedAuthentication yes
/etc/rc.d/init.d/sshd restart
echo "10.0.0.1 loginnamesiclient" > /home/namaanda/.shosts

(Lakukan pada client yang mao login / CLIENT)

ssh-keygen -t rsa
(enter)(enter)
 
copy /home/source/.ssh/id_rsa.pub to (target)/home/target/.ssh/authorized_keys
ssh target@target.org
Share

linux ,

Install Postgresql di Centos 5

January 5th, 2009

Install Postgresql

Pertama anda harus login dulu sebagai root supaya bisa menjalankan perintah yum. Cara login jadi root ketik

su

Setelah berhasil login dengan su nya. Jalankan perintah ini untuk menginstall postgresql client dan server :

yum -y install postgresql postgresql-server

Ganti password default

Proses ini adalah hal yang sangat penting. Jangan lupa ganti password default, karena defaultnya postgres itu bisa di akses tanpa password.

Sebelum bisa ganti password, kita harus nyalakan dulu service nya.

/etc/init.d/postgresql start

setelah itu ketik code seperti di bawah ini, ganti dengan password anda

psql
=# CREATE USER username WITH PASSWORD '****';

Setting cara autentifikasi

Ketik baris di bawah ini untuk mengganti setting autentikasi pada postgresql

vi /var/lib/pgsql/data/pg_hba.conf

Cari baris di bawah ini

# TYPE  DATABASE    USER        CIDR-ADDRESS          METHOD
# "local" is for Unix domain socket connections only
local   all         all                               ident sameuser
# IPv4 local connections:
host    all         all         127.0.0.1/32          ident sameuser
# IPv6 local connections:
host    all         all         ::1/128               ident sameuser

dan rubah menjadi :

# TYPE  DATABASE    USER        CIDR-ADDRESS          METHOD
 
# "local" is for Unix domain socket connections only
local   all         all                               password sameuser
# IPv4 local connections:
host    all         all         127.0.0.1/32          password sameuser
# IPv6 local connections:
host    all         all         ::1/128               password sameuser

Kenapa musti diganti jadi password? Soalnya kalo anda menggunakan ident, anda harus login yang sama persis dengan shell account, contoh nya, anda harus login sebagai default name POSTGRES untuk bisa login ke database. Biasanya kalo mao akses dari PHP ini bukan yang anda inginkan

Untuk bisa setting nya berlaku, anda harus restart

/etc/init.d/postgresql restart

Add sebagai service

Kalau anda mao service ini nyala setiap kali linux di nyalakan, maka anda harus add sebagai service. Ketik perintah di bawah ini

/sbin/chkconfig postgresql on

Tambah user

Untuk tambah user ketik perintah seperti di bawah ini

psql
=# CREATE USER username WITH PASSWORD '****';

Buat database baru

Ketik perintah seperti ini untuk buat database baru

psql -U username
=> CREATE DATABASE userdb;

Installing php-pgsql

Untuk bisa diakses dari PHP, anda harus menambahkan beberapa module lagi. Ketik seperti ini

yum -y install php-pgsql

Setelah itu jangan lupa restart apache nya

/etc/init.d/httpd restart

Referensi

Share

linux ,

Rsync Backup

January 5th, 2009

Saat anda mengembangkan project website yang lumayan banyak pengunjungnya, anda tidak mungkin langsung membuat code di halaman utamanya bukan, karena pasti langsung keliatan kalo ada error, dan itu sangat menganggu user. Anda mungkin mempunyai folder dengan nama anda sendiri. Saya mempergunakan nama *dev* untuk development dan *real* untuk yang bener2 diakses oleh user.

Biasa nya anda akan rutin mengcopy file dari dev ke real setiap kali anda yakin bahwa sudah tidak ada bug lagi di dev. Tetapi proses copy ini selalu berulang2 dan memakan waktu. Sehingga saya memutuskan untuk membuat suatu script untuk melakukan tugas itu. Saya hanya mencoba script ini di Linux, tapi saya rasa ada versi rsync untuk Windows.

#!/bin/sh
DAY=`date "+%Y%m%d"`
TIME=`date "+%H:%M:%S"`
echo Start backup $DAY $TIME
echo ---- Start backup $DAY $TIME >> backup.log
# First backup the old data
FOLDERTOBACKUP='real'
echo '-- Zip the old file --'
tar zcf $FOLDERTOBACKUP$DAY.tar.gz $FOLDERTOBACKUP
echo Done!
# Do the backup
SOURCE='dev/'
TARGET='real'
OPTS="-av
--delete
--exclude=application/config
--exclude=application/admin/config
--exclude=admin/controllers/login.php
--exclude=cron_*.php
"
echo "-- Copy file --"
echo Copy Options : $OPTS
rsync $OPTS $SOURCE $TARGET >> backup.log
echo Done!
# End Backup
TIME=`date "+%H:%M:%S"`
echo End backup $DAY $TIME
echo ---- End backup $DAY $TIME >> backup.log

Code di atas untuk pertama mengkompresi dulu semua file yang ada di *real* (jaga2 kalo ada masalah dengan pemindahan sistem, tinggal di extract ulang aja). Lalu lakukan sync (penyamaan data) dari dev ke real. Hebat nya rsync ini, anda engga perlu mengcopy semua file. Hanya file yang dibutuhkan aja yang dipindahin. Saya akan jelasin option2 simple nya.

  1. -a digunakan untuk *archive*, ini kumpulan dari banyak perintah, yang berarti “buatlah copy yang hampir sama persis dengan aslinya”
  2. -v adalah singkatan dari *verbose*. Yang artinya kasih keterangan lebih detail. Program akan memberikan informasi file mana aja yang di delete, dan yang di copy. Semua informasi tersebut akan dicopy ke log file
  3. -delete dipergunakan untuk menghapus file2 yang hilang dari dev.
  4. -exlcude dipergunakan untuk tidak memasukan file2 yang ada dengan pattern ini. Engga perlu tulis direktori lengkap nya. Hanya tulis pattern nya saja.

Satu lagi yang hebat dari rsync adalah dia Remote Sync. Jadi sebenernya diciptakan untuk bisa backup remote. Anda bisa akses computer laen dengan ganti source dan targetnya di bagian ini :

SOURCE='dev/'
TARGET='real'

contoh akses ke server laen:

TARGET='namauser@ipserver:/path/to/directory'

dan itu juga bisa diterapkan kepada sourcenya.
Sekian tutorial dari saya, sampai ketemu di tutorial selanjutnya.

Referensi

Share

linux , ,

Switch to our mobile site