Archive

Archive for the ‘linux’ Category

Cara balikin close button ke kanan

May 3rd, 2010

Dapet ini dari blog orang di http://www.codigomanso.com/en/2010/04/ubuntu-10-4-poner-el-boton-de-cerrar-la-ventana-a-la-derecha/

Press Alt+F2, then type gconf-editor and press enter. That’s for opening the configuration editor.

Once on this editor, in the item tree at the left, you have to look for this path app -> metacity -> general and you doubleclick on the field named button_layout.

Then, you have only to change the value field and put this:

menu:minimize,maximize,close

  • Share/Bookmark

linux

Cara Sync dengan FTP

April 14th, 2010

Biasanya sync antara local dengan remote server menggunakan rsync, untuk hasil yang sangat sangat cepat. Tapi ada beberapa kasus dimana kita hanya bisa akses server tersebut menggunakan FTP. Bisa aja menggunakan FTP client biasa seperti Filezilla atau sejenisnya. Tetapi untuk orang malas seperti saya, itu sangat membuang waktu.

Sehingga setelah mencari2 via om Google tentang gimana cara sync dengan FTP. Ketemu 1 program bagus. Namanya lftp. FTP client yang bisa di program (atau di setting utk mirror). Program ini bahkan udah included dalam instalasi ubuntu standard, tinggal dipake aja.

Berikut contoh sample bash file untuk auto sync.

#!/bin/bash    
HOST="hostanda.com"
USER="useranda"
PASS="passanda"
LCD="/home/local/directory/"
RCD="/home/remote/directory/"
lftp -c "set ftp:list-options -a;
open ftp://$USER:$PASS@$HOST; 
lcd $LCD;
cd $RCD;
mirror --reverse \
       --delete \
       --verbose \
       --exclude-glob config/ \
       --exclude-glob .htaccess \
       --exclude-glob index.php"

Terakhri tinggal di setting di bagian –exclude-glob untuk setting2 file yang harus di exclude dalam sync. Bisa berupa file, direktori, dan support wildcard * dan ?

Semoga membantu

  • Share/Bookmark

linux, programming , ,

DynDNS di Ubuntu

March 30th, 2010

DynDNS adalah salah satu solusi gratis untuk mendapatkan domain untuk dynamic IP.

Contoh jika anda menjalankan web server / game server, tapi menggunakan koneksi Speedy dibawah game (tidak dapat IP Statik), maka anda memerlukan salah satu service untuk membuat IP 123.133.312.23 menjadi sesuatu.game-hosts.com atau domain lainnya. Karena semua orang pasti tidak mao menghafal IP

Cara install di ubuntu sangat mudah

sudo apt-get install ddclient

Lalu akan ditanya semua informasi tentang host anda, silahkan di isi. Biasanya sih cukup ini saja yang perlu anda lakukan. Tapi kalo webserver anda berada di belakang lan, dan tidak mempunyai IP public. Maka anda harus merubah lagi setting nya menjadi seperti ini

sudo nano /etc/ddclient.conf

Tambakan waktu update, saya mengupdate 1 jam sekali saja. Tambahkan baris ini

daemon=3600

Jalankan dengan mode SSL, jadi tambahkan baris ini

ssl=yes

Ganti baris ini

use=if, if=eth0

Menjadi

use=web, web=checkip.dyndns.com/, web-skip='IP Address'

Supaya dia ambil dari website nya dyndns buat check ip terbaru. Bukan dari IP yang tertera di eth0.

Kalo udah silahkan check apakah config sudah berjalan dengan benar, dengan perintah

sudo ddclient -daemon=0 -debug -verbose -noquiet
  • Share/Bookmark

linux, programming

Perintah Find

January 7th, 2010

Perintah find di linux punya banyak sekali kegunaan. Selama ini gue cuma bisa pake nya seperti ini

find . | grep namafile

buat nyari nama file tertentu… Rupanya cara pake yang bener bukan begitu saudara :P yang bener itu

find -name namafile
find -name "pake*jugabisa"

bisa juga khusus nyari directory seperti

find -type d

nyari file

find -type f

digabung2 jadi

find -type f -name "rick*"

yang lebih keren lagi bisa execute perintah untuk setiap path yang ditemukan. misalnya hapus semua file jpg

find -type f -name "*.jpg" -exec rm {} \;

atau ini yang baru saja gue buat untuk update semua bzr di repository

find -type d -maxdepth 1 -exec bzr update {} \;

Banyak banget pengunaan nya dan sangat berguna ^^

  • Share/Bookmark

linux, programming

Membetulkan file permission

January 5th, 2010

Kalo anda pernah engga sengaja melakukan perubahan yang salah ke file permission linux apalagi filenya banyak, ngebalikin file permission nya satu2 itu bener cape.

Lagipula Directory dan File itu file permissionnya beda.

Ini script nya

Untuk direktori

find [your path here] -type d -exec chmod 755 {} \;

Untuk file

find [your path here] -type f -exec chmod 644 {} \;
  • Share/Bookmark

linux

Betulin USB dongle buat VMWare

November 13th, 2009

VMWare suka susah banget detect USB yang auto detect. Itu bisa dibenerin dengan mengganti .vmx nya di bagian

usb.generic.autoconnect = "true"
usb.autoConnect.device0 = "vid:3538 pid:0054"

Nah yang dibagian autoConnect itu sendiri, bisa pake macem2 sekarang. Defaultnya dia pake path… itu sering ngaco. Jadi sekarang coba buka log file nya vmware.log terus cari entry seperti ini

USB: Found device [name:Power\ Quotient\ PQI\ USB\ Flash\ Drive vid:3538 pid:0054 path:1/1/4 speed:high family:storage]

Kalo misalnya mao pake name bisa tulis seperti ini

usb.autoConnect.device0 = “name:SomeCompany\ USB device”

Atau menggunakan vid dan pid seperti di atas

usb.autoConnect.device0 = “vid:3538 pid:0054″

Atau menggunakan semua product yang mengandung kata “Some”

usb.autoConnect.device0 = “name:Some”

Bisa juga menggunakan path nya. Sisi baiknya, apapun yang dicolok di slot itu pasti akan kedetect sama guest OS. Jeleknya, kalo USB nya dipindah, Guest OS engga dapet akses lagi.

usb.autoConnect.device0 = “path:1/1/4″

Reference

http://outwardtruth.com/tutorials_pc/vmware_usb_dongle_fix.htm

  • Share/Bookmark

linux , ,

Amankan seluruh data Ubuntu

November 13th, 2009

Ini membutuhkan gue research 3 hari penuh. Jadi gue akan compile semuanya di sini supaya membantu orang Indonesia kalo mao membuat encrypted LVM lagi lebih mudah…

Cerita Awal

Server gue membutuhkan enkripsi data sehingga engga ada orang yang bisa baca datanya. Masalahnya cuma satu, server ini engga boleh ada yang pegang, sehingga kalo menggunakan default nya Ubuntu yang menggunakan passphrase itu engga bisa digunakan. Sehingga gue memilih untuk menggunakan USB dongle.

Membuat encrypted partition

Tutorial untuk membuat partisi linux yang di enkripsi itu ada banyak. Tapi gue gunakan yang paling gampang. Gunakan salah satu dari Ubuntu alternet installation disk untuk client. Kalo untuk server udah otomatis ada. Pada saat ditanya mao install pake apa pilih “Guided Encrypted LVM”. Terus selanjutnya install seperti biasa, maka nanti ubuntu secara otomatis membuat LVM untuk enkripsi swap dan root dalam satu volume group yang sama. Sehingga anda hanya memerlukan satu passphrase saja.

Setelah instalasi selesai, jalankan ubuntu seperti biasa, dan kita akan mulai merubah dari passphrase ke arah usb key

Membuat USB key

Anggep aja USB anda ada di /dev/sdb. Maka ketik perintah

dd if=/dev/urandom of=/dev/sdb

Ini akan mengisi seluruh USB anda dengan random data yang akan kita gunakan sebagai key. Tentu saja anda bisa menggunakan cara apa saja untuk mengisi random garbage

Ambil 256 byte pertama dari USB

Ketik

dd if=/dev/sdb of=/home/rickyok/foo.key bs=1 count=256

Kita akan gunakan ini key ini sementara.

Tambahkan key yang baru ke LUKS container

cryptsetup luksAddKey /dev/sda1 /home/rickyok/foo.key

Tentu saja /dev/sda1 itu adalah disk yang di enkripsi oleh ubuntu, kalo tidak tau disk mana yang di encrypt. Anda bisa check di bagian /etc/crypttab

Sekarang cari id usb anda dengan cara mengetik

ls -l /dev/disk/by-id/ | grep sdb
lrwxrwxrwx 1 root root 9 2008-12-04 21:31 usb-LG_XTICK_AAAAAAAAAAAAAAAAA-0:0 -> ../../sdc

Id dari USB anda adalah “usb-LG_XTICK_AAAAAAAAAAAAAAAAA-0:0″ catat ID tersebut

Buat helper script untuk mengeluarkan 256 byte data tersebut dari USB

Letakkan file tersebut di /usr/local/sbin/dd-luks-key.sh

#!/bin/sh
# Script: /usr/local/sbin/dd-luks-key.sh
if [ -e $1 ]
then
dd if=$1 bs=1 count=256
fi

Ganti Crypttab

Ganti /etc/crypttab jadi nilai yang baru

# Data lama, yang ini nanya password
# sda1_crypt /dev/disk/by-uuid/aaaaaaaa-bbbb-cccc-dddd-eeeeeeeeeeee none luks
# Ini yang baru, yang ini pake USB
sda1_crypt /dev/disk/by-uuid/aaaaaaaa-bbbb-cccc-dddd-eeeeeeeeeeee /dev/disk/by-id/usb-LG_XTICK_AAAAAAAAAAAAAAAAA-0\:0 luks,keyscript=/usr/local/sbin/dd-luks-key.sh

Tentu saja ganti ID USB anda dengan ID yang anda sudah catat sebelumnya.

Update initramfs

Karena anda baru sana menambahkan satu script baru untuk membaca, harus dicompile dulu script itu supaya bisa masuk ke initrd.img ubuntu anda. Ketik perintah ini

# update-initramfs

Restart dan berdoa

Restart dan berdoa tadi engga ada yang salah ketik :P
Sekarang harusnya anda sudah bisa masuk Ubuntu tanpa mengetik password. Biasakan untuk mencabut USB dan menyimpannya jauh2 dari komputer setelah komputer selesai booting.

Kalo anda sudah puas dengan hasilnya. Anda bisa menghapus LUKS key slot 0 ( yang pake password tadi ) supaya engga ada orang yang bisa buka disk anda dengan password sebelumnya.

# cryptsetup luksKillSlot /dev/sda1 0

Cerita akhir

Sekarang komputer anda sudah aman dari tangan-tangan jahil selama mereka tidak mempunyai USB tersebut, bahkan NSA saja akan kesulitan untuk membongkarnya. Kalo ada apa2, tinggal masukkan saja USB anda ke dalam microwave ahuhauhauh… (atau injek aja yah, susah2 amat)

Note :
Di beberapa negara, menggunakan strong encryption itu adalah pelanggaran hukum. Jadi sebelum menggunakan, check dulu ya ^^

Reference

http://binblog.wordpress.com/2008/12/04/using-a-usb-key-for-the-luks-passphrase/

http://westhoffswelt.de/blog/creating_a_transparently_encrypted_root_filesystem.html

http://blog.gnist.org/article.php?story=EncryptedSwapAndHomeUbuntu

  • Share/Bookmark

linux ,

Extract / remake initrd image

November 13th, 2009

This is the command to to extract initrd image

To Extract

gunzip < /boot/initrd.img | cpio -i --make-directories

To Compress

find ./ | cpio -H newc -o > initrd.cpio
gzip initrd.cpio
mv initrd.cpio.gz initrd.img

Sering lupa sih, jadi masukin sini aja dech ^^

  • Share/Bookmark

linux , ,

Karmic Koala problem

November 4th, 2009

Kemaren pas gue lagi update dari jaunty ke karmic koala. PLN memutuskan untuk mematikan lampu (danngg!!)… Alhasil update an nya engga berhasil dengan sempurna. Entah lagi pas setenah update / udah selesai terus belom pencet tombol mati engga jelas. Karena mati nya tengah malem. Update nya gue tinggal terus pas pagi2 bangun keluar message seperti ini pas mao di boot

one or more of the mounts listed in /etc/fstab cannot yet be mounted

Waduh pusink dech, kagak bisa booting masuk ke karmic. BAHKAN di grub aja tulisannya masih 9.04…. weleh2… begimana ini…

Terus gue dikasih recovery console yang kagak ada gunanya, karena read only..

Rupanya pemecahan masalah itu bisa ditulis ini

mount -o remount,rw /

Setelah itu masih ada masalah yang harus dilanjutkan… lanjut install karmic!!! installnya baru setengah. Terus gue ketik

apt-get -f install

Terus dia install beberapa package yang masih ganjel

Abis itu baru jalankan

apt-get dist-upgrade

Terus dia jalankan ulang semua distribution upgrade yang gagal karena mati lampu semalem. Akhirnya boot ulang terus bisa dech masuk karmic lagi.

Setelah cari2 forum, keliatannya ini bukan masalah mati lampu. karmic koala memang masih belom stabil aja. Jadi sebaiknya buat yang memutuskan untuk upgrade ke sana. Kayaknya mendingan tunggu beberapa hari lagi dech. Masih banyak masalah di karmic yang harus diselesaikan. Buat yang udah download image nya. Keknya mendingan tunggu beberapa hari lagi terus download ulang aja dech. Image yang pertama itu juga mengandung flaw yang sama.

  • Share/Bookmark

linux ,

XREA Anti comment spam & Trackback

August 5th, 2009

XREA (coreserver.jp) punya akses limit buat POST, sehingga kalo post dari IP yang engga di ijinkan akan keluar 403 Forbidden. Lamaaa banget gue cari masalahnya kenapa. Gue pikir masalah dengan script redirect gue, atau masalah dengan .htaccess gue.

Karena susah banget dapetnya nich, gue mencoba berbagi dengan mungkin temen2 yang bakal ngalamin masalah yang sama.

Quote ini diambil langsung dari support forumnya XREA

動的に変わるIPアドレスから 不正な投稿(トラックバック・コメントスパム、掲示板へのスパム目的のPOST処理)があるため、自動的にサーバー側でブロックを掛けさせていただく場合があります。

POST処理のみ拒否される場合は、SSLサーバーを介してアクセスしていただければと存じます。

https://ss1.xrea.com/www.sサーバー名.xrea.com/jp/admin.cgi

または

https://ss2.xrea.com/www.sサーバー名.xrea.com/jp/admin.cgi

もしくは、大変お手数で申し訳ございませんが、「.htaccess」ファイルで

<Limit POST>
order allow,deny
allow from all
</Limit>

として設置していただきますようにお願い申し上げます。

スパム目的のPOSTが多いサーバー、アカウントでは、単位時間あたりのPOST数に制限を設けております。
上記回避設定を行っていただきますと、スパムの影響で正常なPOSTが溢れてしまうことがあります。

「各ユーザー様での自己防衛について」の方法などで、スパムを極力制限していただきますようにお願い申し上げます。

Source : http://sb.xrea.com/showthread.php?p=78426#post78426

  • Share/Bookmark

linux, programming, web

Switch to our mobile site